Selasa, 16 September 2014

PENGOLAHAN PENILAIAN SIKAP KURIKULUM 2013

Data penilaian sikap bersumber dari hasil penilaian melalui teknik observasi, penilaian diri, penilaian antarpeserta didik, dan/atau jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang disertai rubrik. Instrumen yang digunakan pada jurnal berupa catatan pendidik.

Pada akhir semester, guru mata pelajaran dan wali kelas berkewajiban melaporkan hasil penilaian sikap, baik sikap spiritual maupun sikap sosial secara integratif. Laporan penilaian sikap  dibuat dalam bentuk nilai akhir, dinyatakan dalam bentuk nilai capaian dan deskripsi. Nilai capaian dinyatakan dalam bentuk predikat: sangat baik (SB), baik (B), cukup (C), dan kurang (K). Deskripsi sikap pada setiap mata pelajaran menguraikan kelebihan sikap peserta didik dan sikap yang masih perlu ditingkatkan. 
Contoh uraian deskripsi sikap dalam mata pelajaran, misalnya sebagai berikut:
a.      Menunjukkan sikap yang baik dalam kejujuran, kedisiplinan, dan percaya diri. (SB)
b.      Menunjukkan sikap yang baik dalam kejujuran, kedisiplinan, perlu meningkatkan sikap percaya diri. (B)
c.       Menunjukkan sikap yang baik dalam kejujuran, perlu meningkatkan kedisiplinan, dan percaya diri.(C)
d.      Perlu meningkatkansikap  kejujuran, kedisiplinan,dan  percaya diri.(K)

Deskripsi sikap antarmata pelajaran menjadi tanggung jawab wali kelas melalui analisis nilai sikap setiap mata pelajaran dan proses diskusi secara periodik dengan guru mata pelajaran. Deskripsi sikap antarmata pelajaran menguraikan kelebihan sikap peserta didik dan sikap yang masih perlu ditingkatkan apabila ada secara keseluruhan, serta rekomendasi untuk peningkatan.

Contoh uraian deskripsi sikap  antarmatapelajaran antara lain:
a.    Menunjukkan sikap yang baik dalam kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, santun, dan percaya diri (SB)
b.    Menunjukkan sikap yang baik dalam kejujuran, disiplin, toleransi, gotong royong, santun, dan percaya diri. Perlu ditingkatkan sikap tanggung jawab, melalui pembiasaan penugasan mandiri di rumah.(B)

Pelaksanaan penilaian sikap menggunakan berbagai teknik dan bentuk penilaian yang bervariasi dan berkelanjutan agar menghasilkan penilaian otentik secara utuh dan akurat. Nilai sikap diperoleh melalui proses pengolahan nilai sikap. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengolahan nilai sikap adalah:
a.      dilakukan pada akhir periode tertentu, misalnya: setelah selesai satu siklus penilaian sikap, pada akhir bab, atau pada akhir bulan;
b.      bersumber pada nilai-nilai yang diperoleh melalui berbagai teknik dan bentuk instrumen penilaian;
c.       mengutamakan teknik penilaian observasi dalam penilaian sikap;
d.      untuk menentukan predikat nilai capaian menggunakan dasar sebagaimana ditunjukkan tabel di bawah ini.

Tabel 5:Konversi Penilaian Kompetensi Sikap

No.
Skor
Predikat
1
3,50 < x ≤ 4,00
Sangat Baik
(SB)
2
2,50 < x ≤ 3,50
Baik
(B)
3
1,50 < x ≤ 2,50
Cukup
(C)
4
1,00 < x ≤ 1,50
Kurang
(K)

a.      Pengolahan Nilai Sikap Mata Pelajaran
1)      Nilai Sikap
Suatu penilaian sikap peduli menghasilkan skor 3,6 dengan teknik penilaian antarpeserta didik, dan skor 2,8 dengan observasi guru. Apabila bobot penilaianantarpeserta didik adalah 1, sedangkan observasi 2, maka perolehan skor akhir adalah :
Karena skor akhir adalah 3,07 maka nilainya adalah Baik (B).

2)      Deskripsi Sikap
Deskripsi sikap dirumuskan berdasarkan akumulasi capaian sikap selama pembelajaran sejumlah kompetensi dasar(KD) pada semester berjalan. Rumusan deskripsi sikap berdasarkan kecenderungan perolehan capaian sikap. Contoh nilai sikap pada suatu mata pelajaran adalah sebagai berikut:

Tabel 6:Contoh Capaian Nilai Sikap dalam Periode Penilaian tertentu pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Sikap
Capaian Nilai Sikap
Nilai
Akhir
Periode
1
Periode
2
Periode
3
Periode
4
Menghargai anugerah Tuhan
B
B
B
B
B
Mensyukuri anugerah Tuhan
B
B
B
B
B
Jujur
B
B
SB
SB
SB
Tanggung jawab
SB
B
B
B
B
Santun
B
SB
SB
SB
SB
Percaya diri
C
B
C
C
C
Kreatif
C
B
B
B
B
Peduli
B
B
B
B
B
Nilai capaian akhir di LHPKPD
B














LHPKPD = Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik

Berdasarkan nilai capaian di atas, deskripsi sikap peserta didik dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah:Menunjukkan sikap baik pada menghargai dan mensyukuri anugerah Tuhan, tanggung jawab, kreatif, dan peduli, sangat baik pada sikapjujur dan santun,tetapi perlu ditingkatkan pada sikap percaya diri.

b.      Pengolahan Nilai Sikap Antarmata Pelajaran
1)      Deskripsi sikap antarmata pelajaran dirumuskan oleh wali kelas setelah berdiskusi dengan guru mata pelajaran.
2)      Deskripsi sikap antarmata pelajaran bersumber pada nilai capaian dan deskripsi setiap mata pelajaran.
3)      Contoh pengolahan nilai sikap antarmata pelajaran sebagai berikut:







Peserta didik memperoleh nilai sebagai berikut:


No.
Nama Siswa
Deskripsi Nilai Sikap Mata Pelajaran
Deskripsi antarmata pelajaran
......
Bahasa Indonesia
....
IPS
Seni Budaya
1.
……

menunjukkan SikapBaikdalam menghargai dan mensyukuri anugerah Tuhan, tanggung jawab, kreatif, dan peduli, sangat baik pada jujur dan santun,tetapi perlu ditingkatkan padasikap percaya diri

menunjukkan Sikap Baik dalam Menghargai karunia Tuhan dan ajaran agama. Jujur, gotong royong, dan tanggung jawab, sangat baik dalam toleransi, percaya diri, rasa ingin tahu, terbuka, kritis, dan santun, tetapi perlu ditingkatkan dalam menghagai perbedaan pendapat dan sikap peduli
Menunjukkan Sikap Baik dalam mensyukuri anugerah Tuhan, menghargai, jujur, disiplin, tanggung jawab, dan sangat baik dalam sikap peduli dan santun,  tetapi perlu meningkatkan sikap percaya diri dan  motivasi internal
Menunjukkan SikapBaik,
pada kompetensi spiritual dan sosial, tetapi perlu meningkatkan diri pada beberapa sikap tertentu sesuai dengan karakteristik mata pelajaran


2.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar